BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 25 Februari 2010

Misteri di Balik Hari Raya Natal

Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa Yesus lahir bukan pada bulan Desember, sehingga merayakan Natal pada bulan Desember untuk merayakan hari kelahiran Yesus sebenarnya adalah perayaan yang salah alamat, apalagi tanggal 25 Desember adalah hari lahirnya dewa matahari yaitu dewa yang diagungkan oleh para penyembah berhala �pagan- di kawasan Mediterania.

Natal adalah hasil adopsi (sinkretisasi) dari ritual keagamaan agama para pagan -penyembah berhala-. Perayaan Natal yang seperti sekarang ini adalah perayaan yang sama sekali tidak berasal dari ajaran Yesus, Yesus dan murid-muridnya sama sekali tidak pernah melakukannya, dalam kitab suci agama Kristen tidak satu ayatpun yang berbicara tentang perayaan Natal.

Biasanya dalam perayaan Natal ada pernak-pernik yang menghiasinya, di-antaranya : Pohon Natal (cemara), Cristmas Stockings, Mistletoe, Holly, Ivy & Greenry, The Candy Cane, Cristmas Cards dan Pointsettias, hampir semuanya dari perayaan Natal dan pernak-perniknya tidak bersumber dari ajaran Yesus, dan yang paling mencengangkan ada beberapa yang bersumber dari kebiasaan orang-orang musyrik dan yang lainnya dari mitos-mitos atau legenda-legenda belaka.

Dalam kajian kali ini, kita akan mencoba mencari tahu tentang mitos-mitos atau legenda-legenda yang ada di seputar Natal, dengan maksud agar umat Islam tidak ikut-ikutan merayakan Natal yang dapat menggiring umat Islam kepada kebiasaan-kebiasaan para penyembah berhala yang tidak dapat memberikan manfaat yang berarti bagi kehidupan keagamaan tetapi justru keburukan.
1. NATAL

Perkataan Natal sendiri berasal dari bahasa portugis yang artinya maulid, kelahiran, seperti dalam istilah Dies Natalis (Hari Kelahiran), sedang kata Christmas berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam bhs Inggris yg berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kata Christmas sering disingkat menjadi Xmas. Sebab abjad "X" adalah abjad pertama dalam bahasa Yunani untuk nama Kristus (Yesus).

Natal adalah ritual keagamaan yang diadopsi dari ritual keagamaan para penyembah berhala di era Romawi. Natal sama sekali tidak pernah diajarkan dan dilakukan oleh Yesus serta murid-muridnya, Natal baru ada 500 tahun setelah masa dakwah Yesus.
2. POHON NATAL

Dari mana asal mula tradisi memasang pohon Natal? Kelihatannya tak seorang pun tahu dengan pasti siapa yang memulai tradisi tersebut untuk merayakan Natal, namun ada cukup banyak Legenda yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri, di antaranya adalah:

Bangsa Mesir
Seperti layaknya perayaan Natal, pohon natal juga bila dirunut berasal dari salah satu budaya disana yang kemudian diadopsi oleh bangsa Roma, simbol tanda kemenangan hidup diatas kematian, perayaan bagi dewa Osiris

Pohon Natal dan Bangsa Roma
Pada jaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan Saturnalia (perayaan bagi dewa Saturnus / dewa Agrikultur), mereka menghiasinya dengan hiasan-hiasan kecil dan topeng-topeng kecil, karena pada tanggal 25 Desember ini adalah hari kelahiran dewa matahari, Mithras, yang asal mulanya dari Dewa Matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Perayaannya mengdopsi gaya mesir.

Kebiasaan Kaum Pagans Kuno di Inggris dan Jerman/Skandinavia
Legenda yang palilng mendekati adalah tradisi Kaum Druids di Inggris, berupa perayaan Soltice, juga perayaan Yule Log (Kayu/pohon Oak) kaum Pagans di Jerman, berupa kepercayaan bahwa tumbuhan hijau melambangkan keabadian hidup, maka Cemara, yang juga tumbuh di Musim dingin dipuja sebagai lambang keabadian dan mistletoe (lingkaran daun) dipasang di depan pintu sebagai simbol anti roh jahat. Pihak gereja skandinavia kemudian mengubah perayaan ini menjadi tradisi kristen degan menambah adegan drama natal.

Pengalaman "supranatural" St. Boniface
Menurut sebuah Legenda, ada seorang pendeta Inggris bernama St. Boniface yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis. Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib St. Boniface merobohkan pohon oak tsb dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

Martin Luther dan pohon cemaranya
Cerita lain mengisahkan kejadian saat Martin Luther, tokoh Reformasi Gereja, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.
3. CHRISTMAS STOCKINGS

Berasal dari Legenda Sinterklas, tentang seorang miskin yang hendak menjual ke 3 anak perempuannya, st. Ni-cholas yang mengetahui hal tersebut lalu diam-diam datang dan memasukkan beberapa keping uang emas kedalam sebuah stocking milik salah satu anak gadis tersebut yang sedang dikeringkan dekat perapian.
4. MISTLETOE

Juga berasal dari tradisi kaum Druid, krena dipercaya mempunyai daya magis untuk kesehatan, kesuburan dan pengu-siran setan, Mistletoe merupakan simbol perdamaian dan kesehatan.

5. HOLLY, IVY & GREENERY

Juga berasal dari tradisi Druid, ditujukan untuk menambah semangat, baunya yang harum membuat semangat saat menantikan musim dingin, merupakan simbol anti setan (rasa dingin).

6. THE CANDY CANE

Salah Satu tradisi yang bukan dari tradisi bangsa lain adalah permen tongkat gembala, diambil dari kisah saat kelahiran kristus. Tapi tujuan sebenarnya dari ide pembuatan permen ini sebetulnya berasal dari seorang pemimpin Koor gereja sekitar abad 17. dan tujuan aslinya adalah ... agar anak-anak yang ikut kegereja disibukkan dengan permen yang lucu ini (dan tidak mengganggu jalannya misa (dan koor)).
baru sekitar 1927, seorang imigran Belanda, August Imgard, membuatnya sebagai bagian dari hiasan pohon natalnya.

7. CHRISTMAS CARDS

Bertukar kartu, memang sudah menjadi bagian umum dari natal (dan lain lainnya). berasal dari Inggris tahun 1843, oleh Sir Henry Cole, seorang direktur museum. Karena kesibukkannya, ia meminta seorang pelukis, John Calcott Horsley, untuk membuat sebuah pesan bergambar, yang akan ia tanda tangani dan akan dikirimkan ke teman-temannya.
8. POINSETTIAS

Adalah nama dari sebuah tumbuhan Mexico, diambil dari nama Joel R. Poinsett, duta besar Amerika yang membawa tanaman tersebut tahun 1828. tapi tumbuhan ini berasal dari Legenda mexico.

Oleh : Ong, Faustina C. IX E / 23

0 komentar: